10 paradoxes of Warrent Buffett

10 paradoks atau mungkin kita bisa bilang 10 kunci sukses seseorang. membahas 10 paradoxe tentunya sangat menarik dimana kita belajar untuk memehami cara berpikir yang kreatif dari tiap orang. dalam hal ini saya ingin menyajikan 10 paradoks dari seorang yang sangat terkenal dan kreatif menurut saya dalam dunia bisnis. dia adalah Waren Buffet

Here are 10 paradoxes that could offer an insight:

1. Mr Buffett has managed to make more money than other investors by being less ambitious. While Wall Street whizz kids set their sights on high returns, using leverage, Mr Buffett’s steady annual compounding of increases, avoiding debt, has worked better.

2. Mr Buffett uses a conservative approach to picking investments – “don’t lose money” is one of his favourite rules. But much of his cash comes from insurance companies that specialise in very high risk events – catastrophe insurance.

3. Mr Buffett is famous for his analytical study of the figures and unemotional response to the market. And yet among his greatest assets are his personality and reputation – both unquantifiable – and the trust they engender in potential business partners.

4. Extremely cautious with money, Mr Buffett is nevertheless happy to make “big bets” when he likes a company or a share. Unlike most investors, he believes that, for professionals at least, diversifying one’s investments only means including among them, second rate choices.

5. He has come a long way in his life, but still lives within a mile or two of where he was born.

6. Mr Buffett has made more money than almost everyone, but appears to have no use for it personally – except for the single indulgence of his private jet, which he called “The Indefensible”.

7. The most acquisitive man in the world is also one of the most philanthropic. Three years ago, Mr Buffett announced he was giving away the bulk of his fortune to charity, including $31bn (£19bn) to the Bill and Melinda Gates Foundation.

8. Mr Buffett says he has “no strategy” for Berkshire Hathaway, and yet he puts endless time and energy into communicating his ideas about markets and how to run businesses.

9. The man who is famous for a simple, down-to-earth approach to money-making has been chairman of investment bank Salomon Brothers, has a huge investment in another, Goldman Sachs, and trades in currency and derivatives.

10. Mr Buffett is one of the world’s best-known business people, and yet he has no use for marketing or promotion of his business, Berkshire Hathaway.

10 paradoxe tersebut saya baca dan kutip dari suatu artikel

dari 10 paradoxe tersebut kita melihat bahwa dalam 10 paradoxenya mr Waren Buffett memiliki satu ciri khas tertentu. yaitu Sederhana. itulah hal penting yg mungkin bisa kita tiru bahwa berpikir kreatif memang penting akan tetapi kita juga harus memiliki prinsip atau panduan yang kuat dalam berkreasi. sehingga pemikiran kreatif kita tidak akan asal-asalan dan menyimpang terlalu jauh dan yang terpenting tetap bermanfaat bagi orang lain

Advertisements
Published in: on December 16, 2009 at 5:19 pm  Leave a Comment  

Doraemon and his magic tools….

the greatest inovation…

DORAEMON!!!

DORAEMON!!!

siapa yang tidak mengenal doraemon? sebuah cerita tentang robot dari abad 20 yang membantu nobita seorang anak yang bisa dikatakan sangat bodoh. Tugas doraemon disini adalah membantu segala urusan nobita sehingga akan membuat hidup nobita menjadi lebih mudah. saya sangat menyukai doraemon, waktu kecil saya sangat suka dengan cerita doraemon, dalam setiap ceritanya doraemon selalu mempunyai alat-alat yang menurut saya sangatlah inovatif dan kreatif.

waktu kecil, pernah suatu saat saya sangat terpesona dengan alat doraemon yang bernama baling-baling bambu hingga suatu saat saya mencoba untuk membuat alat tersebut. setelah memikirkan cara membuat nya saya pun mencoba membuat nya. memang bentuk nya tidak lah mirip, baling-baling bambu saya berbentuk kotak namun tetap memiliki baling baling yang mampu berputar. kemudian saya menggabungkan nya dengan sebuah topi…ketika saya menyalakan baling-baling tersebut ada yang salah….ya…saya tidak terbang, hahahahha

mungkin itu salah satu kebodohan saya waktu kecil…namun saya belajar sesuatu yang menurut saya penting yaitu bahwa inovasi dan kreatifitas mempunyai satu musuh besar yaitu realita, kreatifitas dan inovasi yang tidak mendukung realita atau bisa dibilang tidak bermanfaat akan terbuang sia-sia untuk itu maka dalam menciptakan sebuah inovasi dak kreatifitas harulah bermanfaat untuk orang banyak dan realistis untuk di aplikasikan….

Doraemon dan baling-baling bambu

Doraemon dan baling-baling bambu

Published in: on October 21, 2009 at 1:43 am  Leave a Comment  

Inside my name…..

nama saya Adit. waktu kecil saya pernah bercita-cita untuk menjadi seorang Dokter. setelah beberapa tahun menjalani hidup saya, kemudian saya memilih sebuah sekolah semi-militer di SMA Taruna Nusantar, magelang yang mengajarkan banyak Ideologi tentang kemiliteran yang sempat mebuat saya untuk bercita-cita menjadi seorang Tentara. Namun, apadaya waktu itu saya berkaca mata sehingga saya gagal untuk menjadi seorang tentara. Yesterday is a history and Tomorrow is a mistery, akhirnya setelah melalui banyak pertimbangan saya memustuskan untuk mengambil sebuah sekolah bisnis di ITB bernama SBM-ITB. Out of the box menurut saya ketika saya memilih kuliah di sbm. karena itu merupakan sesuatu yang berbeda jika di bandingkan dengan dokter atau tentara.

Di sekolah ini kita harus dapat Memaksimalkan semua potensi dan kreatifitas kita karena kita emang dituntut lebih berpikir kreatif dibandingkan berpikir text box atau biasa-biasa aja. Usia muda menurut saya adalah saat-saat otak kita mampu berpikir kreatif dan inovatif. Self-confidence sangat lah penting karena untuk menjadi sukses kita harus lebih banyak mencoba dibandingkan lebih banyak menunggu. Takdir atau bukan, saya merasa sekolah di sbm sangat lah membantu saya dalam mencerahkan masa depan saya, yang dulu saya sempat berpikir sekolah di sbm karena Asal-asalan mendaftar.

Huruf Q memang jarang digunakan dalam kata-kata, dan saya pun susah untuk menggunakannya. namun jarang dipakai disini bukan berarti sesuatu yang buruk.
Inovasi dan keratifitas dapat membuat sesuatu yang jarang digunakan menjadi sesuatu yang besar dan bermanfaat. Contoh nya, Entrepreneur atau orang-orang lebih mengenalnya dengan pengusaha kreatif adalah orang-orang yang memilih jalan hidup yang jarang dipilih orang tetapi ia bisa menjadi sukses dan bermanfaat bagi orang lain.
saya pun bercita-cita menjadi Entrepreneur yang sukses dan bermanfaat bagi orang lain dan saya percaya itu semua sudah tersirat dalam diri seorang

adityo mustaqieM.

Published in: on October 21, 2009 at 1:11 am  Leave a Comment